Jembatan Rusak Parah, 3 Dukuh di Kendal Terisolir

jembatan rusak
Kendal – Akibat jembatan Larangan rusak parah, tiga dukuh di Desa Sendangsikucing, Kecamatan Rowosari terisolir. Pasalnya, satu-satunya jembatan penghubung tiga dukuh yang terbuat dari kayu tersebut mulai roboh terkena luapan Kali Kuto 6  bulan yang lalu.

Jembatan yang menghubungkan tiga desa rusak parah. yda.kabar17.com

Menurut data yang berhasil dikumpulkan kabar17.com menyebutkan tiga dukuh yang terisolir tersebut yaitu Dukuh Gubugsari, Larangan dan Sigentong.

Menurut salah seorang warga bernama Daryono (65), jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan sejak satu tahun terakhir. Pondasi jembatan benar-benar roboh setelah diterjang banjir bandang luapan Kali Kuto 6  bulan yang lalu. Panjang jembatan itu sendiri mencapai sekitar 10 meter.
“Rusaknya sekitar satu tahunan. Tapi parahnya setelah kena luapan kali Kuto sekitar 6 bulan lalu, tiang penyangganya sudah tidak kuat lagi. Karena usia jembatan sudah sekitar 15 tahunan,” katanya.
Lebih lanjut dikatakan, hingga kini belum dilakukan perbaikan oleh dinas terkait terhadap jembatan tersebut. Sehingga warga setempat terpaksa memutar melalui pinggir Kali Kuto.
“Belum ada perbaikan sama sekali, jadi warga harus memutar melalui pinggir sungai. Muter sekitar 3 kilometer,” ujarnya.
Bahkan dikatakan, warga sempat kesulitan saat ada warga setempat yang meninggal. Warga kesulitan membawa keranda jenazah menuju makam. Pasalnya, jembatan tersebut hanya bisa dilewati satu pejalan kaki saja. Dia berharap, jembatan tersebut segera diperbaiki agar warga tidak kesulitan melewati jembatan tersebut.
“Pernah ada warga yang meninggal, kita kesulitan menyebrangkan jenazahnya. Karena jembatan hanya bisa dilewati satu pejalan kaki. Sempat juga ada motor yang nekat lewat jembatan, terjatuh dan tercebur ke sungai,” tukasnya.
Sementara Ketua Komisi D DPRD Munawir mengatakan, kondisi jembatan sudah sangat parah dan membahayakan warga yang nekat melintas. Pihaknya berharap pemkab melalui dinas terkait bisa segera melakukan perbaikan jembatan tersebut. Pasalnya, jembatan merupakan akses perekonomian bagi warga yang sangat vital.
“Kami akan segera usulkan ke pemkab untuk segera dierbaiki. Karena jembatan itu sangat vital untuk warga. Pas saya cek ternyata sudah sangat parah dan membahayakan warga. Belum lagi kalau pas musim hujan, warga pasti sangat kesulitan,” ujarnya.
Sementara Kabid Binamarga, Dinas Binamarga, Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral Kendal, Sudaryanto, mengaku belum hal itu. Pasalnya dia belum mendapatkan laporan terkait rusaknya jembatan tersebut. (yda/bye)

*

*

Current day month ye@r *

Top