Beredar Foto Dugaan Merapi Meletus Skala Kecil

foto kondisi Merapi pada Minggu (15/7) lalu

Magelang – Kondisi Gunung Merapi saat memuntahkan asap solfatara pada Minggu (15/7) lalu, yang kemudian disusul dengan hujan abu di beberapa lokasi di Magelang dan Klaten, nyaris mirip dengan Merapi ketika mengalami erupsi. Tak heran, jika banyak yang mengatakan jika Merapi sebenarnya meletus namun dalam skala yang kecil.

foto kondisi Merapi pada Minggu (15/7) lalu

Foto yang menggambarkan kondisi Merapi saat menghembusan asap solfatara pada Minggu (15/7) lalu tersebar di dunia maya.  Oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Kegunungapian(PVMBG), bumbungan asap solfatara yang dikeluarkan Merapi mencapai ketinggian 1.000 meter, hingga kemudian terjadi hujan abu di beberapa lokasi di Magelang dan Klaten.

Beredarnya foto gunung Merapi dengan asap pekat membumbung tinggi ini menjadi perdebatan sengit beberapa kalangan. Termasuk para pengamat, warga dan relawan bencana di sekitar lereng Merapi.

Beberapa kalangan bahkan ada yang mengatakan jika melihat foto tersebut, Merapi diduga tidak hanya mengalami guguran kubah lava dan hembusan gas, namun meletus dalam skala yang kecil.  Beberapa kalangan lain menilai bahwa Merapi mengalami erupsi sekunder yang belakangan ini terjadi dalam periode dua tahunan.

Dari lima pos pemantau Merapi, tidak satupun yang dapat melihat bagaimana  visualisasi Merapi saat terjadinya guguran kubah lava kemudian hembusan dan terjadi hujan abu sebab tertutup kabut semua. Foto yang beredar tersebut diambil oleh seseorang dari wilayah Boyolali.

Kelima pos pemantauan Merapi itu adalah dua pos di Kabupaten Magelang yaitu Pos Babadan (Kecamatan Dukun) dan Pos Ngepos(Kecamatan Srumbung), dua pos di Kabupaten Boyolali )yaitu di Pos Jrakah (Balerante, Boyolali) dan Pos Selo( di Selo, Boyolali) dan satu pos di Kaliurang, Sleman, Yogyakarta.

Namun sampai saaat ini pihak Balai Penelitian dan Pengembangan Teknologi Kegunungapian(BPPTK) Yogyakarta sampai saat ini belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait fenomena hujan abu dan apakah penyebab persis terjadinya hujan abu di puncak Merapi Minggu(15/7) lalu.

Foto yang tersebar di dunia maya itu menggambarkan bahwa telah terjadi hembusan besar di puncak Gunung Merapi. Namun, hembusan itu belum bisa dipastikan oleh pihak BPPTK Yogyakarta sebagai letusan atau bukan.

Namun yang pasti hembusan itu mengeluarkan gas. Pasalnya dari pemantauan Pos Babadan sebanyak tiga kali mengeluarkan gemuruh dan mengeluarkan bau menyengat belerang kemudian terjadi hujan abu. (wto/jak)

*

*

Current day month ye@r *

Top