Proposal “Liar” HUT Bhayangkara Beredar di Masyarakat

PROPOSAL LIAR

Semarang – Ulang Tahun Bhayangkara ke-66 Tahun 2012 rupanya dimanfaatkan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. Untuk mendapatkan keuntungan pribadi, pelaku menyebarkan proposal yang meminta sumbangan ke instansi lain. Proposal tersebut secara kasat mata resmi karena berkop Polrestabes Semarang dengan logo Tribrata Polri ditambah lagi ditandatangani oleh pejabat penting di Polrestabes Semarang dan berstempel Kepala.

Pada halaman pertama dalam proposal tersebut memuat rujukan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan rencana kerja satuan di Kepolisian. Dan pada point berikutnya menyebutkan dalam rangka memeriahkan Hari Jadai Bhayangkara Polri ke-66 Tahun 2012 bermaksud menerbitkan ucapan selamat pada media cetak spanduk yang akan terpasang di jalan-jalan strategis di Kota Semarang.

Dan selanjutnya, sehubungan dengan kegiatan tersebut diatas, dihimbau kepada instansi pemerintah/swasta, lembaga, asosiasi, BUMN dan BUMND serta perusahaan yang dipimpin untuk turut berpartisipasi mensukseskan iklan bersama tersebut. Dan dalam surat tersebut ditandatangani oleh Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP D.T. Jladri, SIK, SH, M.Hum. Surat juga ditembuskan ke Kapolrestabes Semarang.

Pada halaman berikutnya, daftar harga iklan yang dibagi menjadi empat paket. Paket A satuannya dengan harga Rp 550.000,-, paket B Rp 1.100.000,-, paket C, 2.200.000 dan paket D Rp 3.300.000,-. Harga tersebut belum termasuk PPN + PPH. Juga tercantum kontak person nama dan nomor HP yang bisa dihubungi.

Kemudian pada halaman berikutnya, contoh media iklan yang akan dipublikasikan di Kota Semarang. Dalam contoh spanduk, pada kolom kiri terdapat logo Satlantas Polrestabes Semarang, kolom tengah Dirgahayu Bhayangkara Polri ke-66 Tahun 2012 dan kolom paling kanan logo perusahaan.

Pada halaman berikutnya, tercantum surat persetujuan pemasangan iklan yang berisi nama, jabatan, instansi/perusahaan dan alamat. Dalam halaman tersebut juga memuat prosedur pembayaran dengan cara transfer ke sebuah rekening pribadi.

Saat dikonfirmasikan ke Kapolretabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan, pihaknya menegaskan bahwa Polrestabes Semarang khususnya Satlantas tidak pernah mengeluarkan surat tersebut apalagi meminta sumbangan. Pihaknya menegaskan, untuk memperingati HUT Bhayangkar ke-66 Tahun 2012, pihaknya melaksanakannya dengan seadanya. Kegiatan yang positif seperti bhakti sosial dan lainnya.

“Saya tegaskan, Polrestabes Semarang tidak pernah mengeluarkan proposal atau surat untuk meminta sumbangan. Jadi bagi pimpinan instansi/perusahaan yang telah menerima proposal tersebut, saya minta jangan dilayani. Itu penipuan yang mengatasnamakan Polisi, dan jika masih berlangsung, silahkan melaporkan ke Mapolrestabes Semarang,” tandas Elan Subilan. (bye)

*

*

Current ye@r *

Top