Proposal HUT Bhayangkara “Liar” Memakan Korban

PROPOSAL LIAR

Semarang - Proposal liar yang meminta sumbangan dalam rangka HUT Bhayangkara ke-66 Polrestabes Semarang yang beredar di masyarakat dan instansi memakan korban. Salah satunya adalah pemilik hiburan malam di Semarang. Meski tidak menyebutkan berapa nominalnya, namun pemilik hiburan itu kaget setelah membaca media massa.

“Awalnya saya percaya saja, karena dalam proposal itu resmi berkop PolrestabesSemarangdan ditandatangani oleh Kasatlantas, selain itu ada yang mengejar-ngejar melalui telephone supaya segera mentransfer uang,” ujar salah seorang pengusaha hiburan yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya, saat menerima proposal itu, ia mengaku ragu mengenai keaslian suratnya. Karena dalamsuratitu nampak sekali kalau hasil scan an. Selain itu, stempel juga berada di bawah tanda tangan dan kelihatan kalau stempel itu di scan. Sehingga ia pun awalnya tidak menghiraukan permintaan sumbangan itu. Namun karena dikejar-kejar orang yang mengaku dari Polrestabes Semarang, akhirnya ia memberikan uang itu secara transfer.

“Dari awal sebetulnya saya sudah ragu. Tapi karena dikejar-kejar terus, akhirnya saya kasih. Dan ternyata benar, malah di media memberitakan kalau proposal itu liar dan Polrestabes tidak pernah mengeluarkan proposal,” tambahnya penuh kecewa.

Seperti diberitakan sebelumnya, dalam rangka HUT Bhayangkara ke-66 tahun 2012, beredar proposal yang meminta sumbangan ke instansi lain. Proposal tersebut secara kasat mata resmi karena berkop PolrestabesSemarangdengan logo Tribrata Polri ditambah lagi ditandatangani oleh pejabat penting di PolrestabesSemarangdan berstempel Kepala.

Dalam proposal itu, pada halaman pertama dalam proposal tersebut memuat rujukan UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan rencana kerja satuan di Kepolisian. Dan pada point berikutnya menyebutkan dalam rangka memeriahkan Hari Jadai Bhayangkara Polri ke-66 Tahun 2012 bermaksud menerbitkan ucapan selamat pada media cetak spanduk yang akan terpasang di jalan-jalan strategis di Kota Semarang.

Dan selanjutnya, sehubungan dengan kegiatan tersebut diatas, dihimbau kepada instansi pemerintah/swasta, lembaga, asosiasi, BUMN dan BUMND serta perusahaan yang dipimpin untuk turut berpartisipasi mensukseskan iklan bersama tersebut. Dan dalamsurattersebut ditandatangani oleh Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP D.T. Jladri, SIK, SH, M.Hum.Suratjuga ditembuskan ke Kapolrestabes Semarang.

Pada halaman berikutnya, daftar harga iklan yang dibagi menjadi empat paket. Paket A satuannya dengan harga Rp 550.000,-, paket B Rp 1.100.000,-, paket C, 2.200.000 dan paket D Rp 3.300.000,-. Harga tersebut belum termasuk PPN + PPH. Juga tercantum kontak person nama dan nomor HP yang bisa dihubungi.

Kemudian pada halaman berikutnya, contoh media iklan yang akan dipublikasikan di Kota Semarang. Dalam contoh spanduk, pada kolom kiri terdapat logo Satlantas Polrestabes Semarang, kolom tengah Dirgahayu Bhayangkara Polri ke-66 Tahun 2012 dan kolom paling kanan logo perusahaan.

Pada halaman berikutnya, tercantumsuratpersetujuan pemasangan iklan yang berisi nama, jabatan, instansi/perusahaan dan alamat. Dalam halaman tersebut juga memuat prosedur pembayaran dengan cara transfer ke sebuah rekening pribadi.

Saat dikonfirmasikan ke Kapolretabes Semarang Kombes Pol Elan Subilan, pihaknya menegaskan bahwa Polrestabes Semarang khususnya Satlantas tidak pernah mengeluarkansurattersebut apalagi meminta sumbangan. Pihaknya menegaskan, untuk memperingati HUT Bhayangkar ke-66 Tahun 2012, pihaknya melaksanakannya dengan seadanya. Kegiatan yang positif seperti bhakti sosial dan lainnya.

“Saya tegaskan, Polrestabes Semarang tidak pernah mengeluarkan proposal atau suratuntuk meminta sumbangan. Jadi bagi pimpinan instansi/perusahaan yang telah menerima proposal tersebut, saya minta jangan dilayani. Itu penipuan yang mengatasnamakan Polisi, dan jika masih berlangsung, silahkan melaporkan ke Mapolrestabes Semarang,” tandas Elan Subilan. (bye)

*

*

Current day month ye@r *

Top