Polisi Gadungan di Demak Hamili ABG

Ilustrasi

Demak - Seorang pria yang mengaku anggota kepolisian diringkus unit PPA Polres Demak. Pasalnya, ia diduga menghamili seorang gadis berusia 15 tahun yang dikenalnya melalu jejaring social Facebook. Polisi gadungan itu diketahui bernama Fauzan (26) warga Kadilangu Demak.

Ilustrasi

Kepada polisi, Fauzan mengatakan kenal dengan gadis tersebut sebut saja Intan (15) pelajar SMP di Demak itu melalui Facebook empat bulan yang lalu. Dalam jejaring sosialnya, Fauzan memasang foto profile dengan mengenakan seragam polisi. Itulah yang diduga Intan kepincut dengan polisi gadungan tersebut.

Melalui komunikasi lewat Facebook, Fauzan akhirnya jumpa darat. Intan semakin percaya saat Fauzan mengaku dinas di Polsek Simpang Pelur, Bangka Belitung. Melalui bujuk rayunya, Intan akhirnya kepincut dan dimanfaatkan oleh Fauzan untuk melakukan aksi bejatnya.

Dan beberapa kali melakukan pencabulan, akhirnya Intan pun hamil, sementara Fauzan menghilang dan tidak bisa dihubungi. Intan pun mencari tahu keberadaan polisi gadungan itu. Dan diperoleh kabar kalau Fauzan bukan seorang polisi melainkan hanya seorang buruh pencari timah dan sudah menikah dua kali.
”Awalnya saya kenal dia melalui Facebook karena profilnya seragam polisi, ternyata hanya buruh pencari timah dan sudah menikah dua kali,” ujar Intan dihadapan petugas.

Dan selama menjalin hubungan dengan polisi gadungan, Intan yang memiliki paras cantik ini mengaku sudah tiga kali di ajak berhubungan intim di rumahnya. Intan mau melakukan itu karena dijanjikan akan dinikahi jika terjadi sesuatu akibat berhubungan intim.

Sementara kepada polisi, tersangka mengaku mendapatkan  foto dengan seragam polisi karena sebelumnya ia pernah bekerja sebagai tukang cuci di Polsek Simpang Pelur, Kepulauan Bangka Belitung, sehingga dengan leluasa dirinya mengenakan seragam polisi tanpa sepengetahuan pemiliknya.

“Foto profil di facebook saya pakai yang berseragam dengan tujuan untuk mencari cewe,” ujar Fauzan.

Dan ternyata pemasangan foto profile berseragam polisi itu membuat daya tarik para wanita salah satunya adalah Intan yang hingga kepincut dan mau melayani aksi bejat Fauzan. Fauzan sendiri mengaku sudah tiga kali menyetubuhi Intan.

Kasubag Humas  Polres Demak AKP Sutomo mengatakan, dalam aksinya, untuk memperdaya wanita, tersangka mengaku sebagai anggota polisi dan memasang foto profile mengenakan seragam polisi di jejaring social Facebook.

“Ternyata aksi itu berhasil memperdaya korban hingga mau melayani aksi bejat tersangka,” terang Sutomo.

Dan hingga saat ini, pihaknya masih melakukan pengembangan karena diduga korban lebih dari satu orang dan untuk proses hukum lebih lanjut, tersangka dijerat dengan Undang Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Tersangka kita jerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Sutomo. (ddo/bye)

Related posts

*

*

Current ye@r *

Top